Olahraga

MilkLife Datang ke Kemenag Medan, Sepak Bola Putri Madrasah Didorong Berkembang

W

Oleh Redaksi

Kamis, 8 Okt 2026 00:01 WIB

0
MilkLife Datang ke Kemenag Medan, Sepak Bola Putri Madrasah Didorong Berkembang
Ilustrasi pemberitaan Portal Berita (Foto: Portal Berita/Redaksi)

Reading Comfort

KANALMEDAN, Medan — Potensi siswi madrasah di bidang olahraga mendapat perhatian dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan. Salah satunya melalui pembinaan sepak bola putri usia dini yang dinilai dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter.

Hal itu mengemuka saat Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Kota Medan, Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., MM., menerima kunjungan PT Global Dairi Alami (MilkLife), Bakti Olahraga Djarum Foundation, dan PT Musim Mas di ruang Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Medan, Rabu (7/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas program MilkLife Soccer Challenge yang diarahkan pada pembinaan sepak bola putri usia dini dengan melibatkan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan sekolah dasar.

Yose Rizal menyambut baik program tersebut. Menurutnya, pembinaan olahraga dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik.

“Kami menyambut baik adanya program yang memberikan ruang bagi siswi madrasah untuk mengembangkan bakatnya melalui olahraga, karena pembinaan seperti ini dapat menjadi bagian dari pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh,” ujar Yose Rizal.

Dalam pertemuan itu, pihak MilkLife bersama mitra juga memaparkan program pembinaan yang menyasar kelompok usia KU10 dan KU12. Program tersebut diharapkan memberi kesempatan kepada siswi untuk mengasah kemampuan sepak bola sekaligus memperoleh pengalaman berkompetisi sejak usia dini.

Yose menilai, kegiatan olahraga memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar mengejar kemenangan dalam pertandingan. Latihan dan kompetisi, katanya, dapat menjadi sarana bagi anak untuk belajar disiplin, bekerja sama, membangun kepercayaan diri, serta memahami sportivitas dan tanggung jawab.

“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga bagaimana anak-anak belajar disiplin, bekerja sama, menjaga kesehatan, dan berani mengembangkan kemampuan yang mereka miliki,” katanya.

Ia mengatakan, madrasah memiliki banyak peserta didik dengan potensi yang dapat dikembangkan di berbagai bidang. Karena itu, kesempatan untuk mengikuti kompetisi olahraga perlu dibuka lebih luas sehingga siswi madrasah juga memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.

“Kita ingin anak-anak madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka, termasuk dalam bidang olahraga seperti sepak bola putri,” ujarnya.

Menurut Yose, keterlibatan pihak swasta dalam pembinaan olahraga juga dapat memperluas ruang bagi madrasah untuk mengembangkan potensi peserta didik secara lebih terarah. Sinergi antara lembaga pendidikan, penyelenggara program, dan pihak terkait dinilai penting agar pembinaan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi berkelanjutan.

Program MilkLife Soccer Challenge, lanjutnya, diharapkan tidak hanya mendorong lahirnya prestasi, tetapi juga meningkatkan kebugaran dan kesehatan peserta didik serta memperkuat karakter melalui aktivitas olahraga.

“Kami tentu berharap program ini dapat membuka peluang bagi siswi madrasah untuk berkembang, berprestasi, dan memiliki pengalaman yang dapat menjadi bekal mereka ke depan,” tuturnya.

Ia juga berharap keterlibatan madrasah dalam program tersebut dapat semakin memperkenalkan sepak bola putri di lingkungan pendidikan madrasah dan mendorong lebih banyak satuan pendidikan memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga putri.

Untuk itu, Yose menekankan pentingnya koordinasi antara Kemenag Kota Medan, penyelenggara program, dan pihak terkait agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan tujuan pembinaan.

Kunjungan MilkLife dan mitra tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membuka peluang sinergi dalam pengembangan potensi peserta didik madrasah, khususnya melalui pembinaan sepak bola putri sejak usia dini. (Sormin)

Tambahkan situs ini sebagai sumber utama di Google untuk dapatkan berita eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Topik

Komentar

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua